AMD telah memperkenalkan platform AI skala rak Helios yang baru, menampilkan akselerator MI455X berkinerja tinggi, sekaligus menjalin kemitraan dengan Cerebras untuk mengintegrasikan chip skala wafer ke dalam sistem pusat datanya.
Peluncuran Sistem Rak Helios
AMD secara resmi telah memasuki kompetisi AI skala rak dengan peluncuran Helios, sebuah platform yang dirancang untuk menantang pangsa pasar pusat data Nvidia. Sistem ini terkenal karena skala fisiknya, berukuran lebar 1,2 meter dan tinggi 44OU, yang membuatnya jauh lebih besar daripada arsitektur NVL72 Nvidia. Di dalam rak Helios, AMD menggunakan 18 bilah komputasi berpendingin cairan, masing-masing menampung empat GPU MI455X dan satu prosesor Venice Epyc 96-core. Dengan memanfaatkan struktur Ultra Accelerator Link over Ethernet (UALoE), sistem ini menghindari kebutuhan akan switch berpemilik, sehingga memungkinkan pembangun untuk memanfaatkan silikon pedagang standar industri dari perusahaan seperti Broadcom. Dengan setiap akselerator MI455X yang didukung oleh tiga kartu jaringan Pensando Vulcano 800 Gbps, AMD mengklaim platform tersebut menawarkan bandwidth skala besar yang lebih unggul dibandingkan dengan penawaran Nvidia yang ada, sehingga memposisikannya sebagai pesaing kuat untuk beban kerja pelatihan dan inferensi skala besar.
Arsitektur Teknis MI455X
Kekuatan di balik platform Helios adalah akselerator pusat data terbaru AMD, MI455X, yang dibangun pada arsitektur komputasi CDNA generasi ke-5. Chip ini mewakili upaya rekayasa besar-besaran, memanfaatkan desain 'sandwich silikon' yang menggabungkan 24 chiplet dan teknologi proses 2nm untuk cetakan komputasi. Untuk memprioritaskan kinerja AI, AMD telah beralih dari dukungan FP64 di SKU khusus ini, dan mengalokasikan kembali area tersebut untuk fokus pada format presisi rendah seperti MXFP4 dan MXFP8. Arsitekturnya mencakup peningkatan signifikan dalam cache L2 bersama dan mesin akses memori langsung (DMA) baru yang bertujuan mengurangi latensi data. Peningkatan ini memungkinkan chip untuk mendukung partisi spasial, memungkinkannya berfungsi sebagai satu GPU besar atau dibagi menjadi beberapa instance virtual, memberikan opsi penerapan fleksibel kepada hyperscaler yang sebelumnya terbatas pada generasi sebelumnya.
Kemitraan Strategis dengan Cerebras
Selain kemajuan perangkat keras internalnya, AMD juga memperdalam pengaruh ekosistemnya melalui kemitraan baru dengan Cerebras. Pada konferensi industri, CEO Cerebras Andrew Feldman mengonfirmasi bahwa chip 'berskala wafer' unik perusahaannya akan digunakan dalam sistem Helios AI AMD. Integrasi ini bertujuan untuk memenuhi permintaan industri yang penting akan latensi ultra-rendah, yang penting untuk aplikasi AI generatif yang memerlukan waktu respons cepat. Perangkat keras Cerebras akan mulai muncul di pusat data yang dikelola Cerebras akhir tahun ini, dan pembeli server akan memiliki opsi untuk mengkonfigurasi sistem berbasis AMD mereka sendiri dengan teknologi skala wafer ini. Perusahaan-perusahaan tersebut telah meluncurkan kolaborasi ini sebagai cara untuk mencapai efisiensi token per detik per watt yang jauh lebih tinggi, sehingga menciptakan ceruk tersendiri di pasar yang sebelumnya didominasi oleh cluster standar berbasis GPU.
Dampak Pasar dan Lanskap Kompetitif
AMD memposisikan Helios sebagai saingan langsung platform Blackwell dan Vera Rubin milik Nvidia, mengklaim kinerjanya unggul dalam bandwidth memori dan kecepatan pelatihan AI. Dengan mencocokkan timeline peluncuran platform terbaru Nvidia, AMD tampaknya menjauh dari model historis 'mengejar ketinggalan'. Perusahaan juga telah mendapatkan komitmen yang signifikan dari para pemain besar: OpenAI berencana untuk menerapkan kekuatan komputasi skala besar menggunakan GPU MI455X, dan Anthropic telah berkomitmen untuk menerapkan secara signifikan sebagai imbalan atas kesepakatan investasi. Meskipun memiliki sikap kompetitif, AMD telah mengadopsi pendekatan pemasaran yang lebih transparan mengenai metrik kinerja. Dengan mengakui secara terbuka bahwa puncak FLOPS teoritis jarang dapat dicapai dalam skenario dunia nyata, perusahaan berharap dapat membangun kredibilitas jangka panjang dengan pelanggan perusahaan yang memprioritaskan kinerja yang berkelanjutan dan terukur dibandingkan angka pemasaran yang berpotensi meningkat.
⚖ The Balanced View
Supporting view
Para pendukung mencatat bahwa Helios menawarkan rasio kinerja per dolar yang unggul, kapasitas memori HBM4 yang lebih tinggi, dan perluasan bandwidth yang lebih cepat daripada setara Nvidia saat ini.
Concerns & criticism
Kritikus menunjukkan bahwa kinerja AI di dunia nyata sangat bergantung pada optimalisasi perangkat lunak dan bentuk beban kerja, yang berarti bahwa FLOPS 'puncak teoretis' sering kali secara fungsional tidak mungkin dicapai.
→What's next
AMD berencana untuk memperluas portofolio GPU berbasis CDNA 5 dengan menyertakan varian yang secara khusus dioptimalkan untuk penerapan di perusahaan. Sementara itu, sistem Helios yang dilengkapi Cerebras diharapkan mulai diluncurkan di pusat data mulai akhir tahun ini.