Pengadilan banding federal telah menguatkan perintah yang melanggar undang-undang Texas yang mewajibkan platform digital untuk memantau dan memfilter konten yang dianggap berbahaya bagi anak di bawah umur. Pengadilan memutuskan bahwa persyaratan negara bagian tersebut bertentangan dengan Pasal 230 Undang-Undang Kepatutan Komunikasi federal.
Putusan Pengadilan tentang Penyaringan Digital
Pengadilan Banding AS untuk Sirkuit ke-5 telah secara resmi melakukan intervensi untuk mencegah penegakan mandat moderasi konten tertentu dalam Undang-Undang Texas Mengamankan Anak-anak Online melalui Pemberdayaan Orang Tua (SCOPE). Dalam keputusan 2-1, panel banding menegaskan keputusan pengadilan negeri sebelumnya yang telah memberikan perintah awal kepada koalisi kelompok perdagangan industri teknologi. Para hakim menyimpulkan bahwa upaya negara bagian untuk memaksa penyedia layanan digital memantau dan memfilter konten yang dapat diakses oleh anak di bawah umur telah dicegah oleh undang-undang federal. Secara khusus, pengadilan menemukan bahwa mandat tersebut secara efektif memperlakukan platform interaktif sebagai penerbit konten yang dibuat oleh pihak ketiga, sebuah sikap yang secara langsung ditentang oleh perlindungan yang diberikan berdasarkan Pasal 230 Undang-Undang Kepatutan Komunikasi federal tahun 1996. Kemenangan hukum ini untuk sementara menghentikan pejabat Texas dalam mewajibkan perusahaan menerapkan sistem otomatis yang dimaksudkan untuk membatasi konten yang dianggap berpotensi berbahaya bagi pengguna di bawah umur.
Oposisi Industri dan Alasan Hukum
Tantangan hukum ini dipelopori oleh kelompok lobi teknologi besar, termasuk Computer & Communications Industry Association (CCIA) dan NetChoice. Organisasi-organisasi ini berpendapat bahwa SCOPE Act memberikan beban inkonstitusional pada layanan digital yang mengumpulkan atau memproses data pengguna. Dari sudut pandang penggugat industri, undang-undang Texas mengharuskan penyensoran terhadap pidato hukum yang luas dan tidak jelas batasnya. Menyusul keputusan tersebut, perwakilan dari NetChoice menyatakan kepuasannya terhadap keputusan pengadilan, menekankan bahwa orang tua harus menjadi otoritas utama mengenai konten apa yang cocok untuk anak-anak mereka daripada mandat pemerintah. Mayoritas pengadilan mendukung penilaian kelompok-kelompok teknologi tersebut bahwa mereka telah menunjukkan kemungkinan keberhasilan yang besar berdasarkan klaim preemption mereka, yang memberikan dasar hukum yang diperlukan untuk mempertahankan keputusan awal sementara kasus yang lebih luas dilanjutkan.
Preseden Penting untuk Sirkuit ke-5
Keputusan Sirkuit ke-5 menonjol mengingat reputasi pengadilan yang konservatif dan sejarahnya dalam menegakkan peraturan digital tingkat negara bagian lainnya. Pengadilan sebelumnya telah mendukung Texas dalam hal-hal yang berkaitan dengan regulasi internet, terutama dalam kasus tahun 2024 yang mengizinkan persyaratan verifikasi usia untuk tetap berlaku untuk situs web yang menghosting konten dewasa. Namun, keputusan saat ini menunjukkan batasan yang jelas mengenai sejauh mana undang-undang negara bagian dapat diperluas jika bertentangan dengan undang-undang federal yang sudah lama ada seperti Undang-Undang Kepatutan Komunikasi. Meskipun pengadilan telah menunjukkan kesediaannya untuk mendukung langkah-langkah keamanan digital yang diamanatkan negara dalam konteks lain, mekanisme spesifik dari persyaratan penyaringan SCOPE Act melanggar batas tindakan pencegahan federal yang tidak ingin diabaikan oleh pengadilan dalam kasus ini.
⚖ The Balanced View
Supporting view
Para pendukung undang-undang tersebut sebelumnya berpendapat bahwa langkah-langkah tersebut diperlukan untuk melindungi anak-anak dari konten berbahaya di dunia maya, dan memandang peran negara sebagai pelindung keselamatan publik dan perkembangan generasi muda.
Concerns & criticism
Industri teknologi telah menyatakan keprihatinan yang signifikan bahwa persyaratan tingkat negara bagian tersebut mengarah pada penyensoran terhadap kategori-kategori perkataan hukum yang luas dan tidak jelas serta melemahkan otoritas dasar orang tua dalam menyusun konten untuk keluarga mereka sendiri.
→What's next
Perintah awal tetap berlaku, mencegah negara untuk menegakkan ketentuan pemantauan dan penyaringan yang disengketakan sementara proses litigasi berlanjut di pengadilan yang lebih rendah. Proses hukum di masa depan kemungkinan besar akan fokus pada apakah keputusan akhir mengenai manfaat SCOPE Act dapat diselaraskan dengan standar federal atau apakah undang-undang tersebut akan dibatalkan secara permanen.